"Bursa kembali umumkan untuk melakukan penghapusan pencatatan efek Davomas dari BEI," kata Kepala Divisi Operasional Perdagangan Eko Siswanto, Selasa (20/1/2015).
Delisting ini merupakan buntut dari suspensi (penghentian) perdagangan saham DAVO sejak sejak 9 Maret 2012. Selain suspensi berkepanjangan, keberlangsungan usaha (going concern) emiten produsen kakao ini dianggap mengkhawatirkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Davomas sudah berada di titik terendahnya yaitu Rp 50 per lembar sejak disuspensi. Sahamnya selama ini masih bisa diperdagangkan di pasar negosiasi saja.
(ang/dnl)











































