Pertama di 2015, IHSG Cetak Rekor Baru

Pertama di 2015, IHSG Cetak Rekor Baru

- detikFinance
Kamis, 22 Jan 2015 16:15 WIB
Pertama di 2015, IHSG Cetak Rekor Baru
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 37 poin dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Rekor intraday tertinggi hari ini juga berhasil dipecahkan IHSG.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 12.480 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 0,374 poin (0,01%) ke level 5.215,640. Pelaku pasar menanti pengumuman stimulus dari Bank Sentral Eropa alias European Central Bank (ECB).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi beli langsung ramai sejak pembukaan perdagangan. Indeks langsung melesat tinggi hingga menembus rekor intraday tertingginya sepanjang masa.

Rekor intraday tertinggi IHSG sebelumnya ada di 5.262,568 yang diraih pada Senin 8 September 2014. Rekor intraday terbaru kali ini ada di level 5.267,572.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG menanjak 32,252 poin (0,62%) ke level 5.247,518 berkat ramainya aksi beli sejak pembukaan perdagangan.

Aksi beli semakin marak, dilakukan oleh investor asing dan domestik. Jelang penutupan perdagangan, aksi beli semakin ramai.

Menutup perdagangan, Kamis (22/1/2015), IHSG melaju 37,917 poin (0,73%) ke level 5.253,183. Sementara Indeks LQ45 menguat 7,956 poin (0,88%) ke level 910,781.

Rekor penutupan tertinggi IHSG sebelumnya ada di level 5.246,483 setelah menguat 29,148 poin (0,56%) pada perdagangan Senin 8 September 2014.

Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi beli. Tujuh sektor berhasil menguat dengan rata-rata kenaikan hampir 1%. Indeks sektor agrikultur, perdagangan, dan infrastruktur masih melemah.

Transaksi investor asing sampai sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 249,237 miliar di seluruh pasar. Sedangkan di pasar reguler terpantau beli bersih Rp 13,661 miliar.

Perdagangan hari ini berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 284.128 kali dengan volume 8,896 miliar lembar saham senilai Rp 8,216 triliun. Sebanyak 197 saham naik, 123 turun, dan 73 saham stagnan.

Optimisme stimulus Sentral Eropa alias European Central Bank (ECB) berhasil mendorong aksi beli di pasar Asia. Sore ini seluruh bursa regional kompak menguat.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 48,54 poin (0,28%) ke level 17.329,02.
  • Indeks Hang Seng menguat 170,05 poin (0,70%) ke level 24.522,63.
  • Indeks Komposit Shanghai bertambah 19,73 poin (0,59%) ke level 3.343,34.
  • Indeks Straits Times tumbuh 17,21 poin (0,51%) ke level 3.371,67.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 3.150 ke Rp 56.175, Mayora (MYOR) naik Rp 1.200 ke Rp 25.000, Indocement (INTP) naik Rp 675 ke Rp 22.800, dan Bukit Asam (PTBA) naik Rp 600 ke Rp 11.750.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 10.000 ke Rp 360.000, Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 1.250 ke Rp 6.550, Asahimas (AMGF) turun Rp 350 ke Rp 8.250, dan Hexindo (HEXA) turun Rp 210 ke Rp 3.690.

(ang/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads