IHSG Disemangati Stimulus Bank Sentral Eropa

Rekomendasi Saham

IHSG Disemangati Stimulus Bank Sentral Eropa

- detikFinance
Jumat, 23 Jan 2015 08:47 WIB
IHSG Disemangati Stimulus Bank Sentral Eropa
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin melesat 37 poin dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Rekor intraday tertinggi hari ini juga berhasil dipecahkan IHSG.

Menutup perdagangan, Kamis (22/1/2015), IHSG melaju 37,917 poin (0,73%) ke level 5.253,183. Sementara Indeks LQ45 menguat 7,956 poin (0,88%) ke level 910,781.
Β 
Wall Street berhasil menutup perdagangan di zona hijau disemangati oleh stimulus dari Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB).

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones melonjak 282,53 poin (1,61%) ke level 17.836,81, Indeks S&P 500 menanjak 32,08 poin (1,58%) ke level 2.064,2, dan Indeks Komposit Nasdaq menguat 83,84 poin (1,8 %) ke level 4.751,26.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak di zona hijau mengikuti tren positif bursa global dan regional. Stimulus dari bank sentral Eropa mendorong aksi beli.

Pergerakan bursa-bursa d Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 menguat 159,78 poin (0,92%) ke level 17.488,80.
  • Indeks Straits Times melaju 26,39 poin (0,78%) ke level 3.396,68.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Waterfront Securities
Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis, 22 Januari 2015, ditutup menguat 0,73% pada level 5.253. Sektor industri dasar menyumbangkan kenaikan terbesar. Investor asing net sell Rp 249,22 miliar.

Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat yang dipicu oleh tambahan stimulus dari ECB untuk mendorong pertumbuhan ekonomi area euro. ECB pada Maret 2015 akan mulai melakukan program pembelian aset termasuk surat berharga pemerintah dan swasta senilai sekitar 1,1 triliun euro.

ECB akan membeli aset senilai 60 miliar euro per bulan hingga September 2016 serta menurunkan bunga pinjaman jangka panjang kepada perbankan. ECB mengumumkan program pembelian obligasi tersebut, meskipun mendapat tentangan dari Bundesbank Jerman karena kekhawatiran bahwa program tersebut akan membuat negara-negara di area euro melonggarkan reformasi ekonomi.

Indeks Harga Saham Gabungan hari diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada di kisaran level 5.195-5.280. Rekomendasi: KLBF, BBRI, BMRI, ASII, BBCA, ADHI, BSDE, INDF, ADRO.

Mandiri Sekuritas
Pasar saham Amerika Serikat (AS) semalam ditutup menguat signifikan. Indeks Dow Jones Industrial Avg naik sebesar 1,48%, sedangkan indeks S&P500 terapresiasi sebesar 0,53%.

Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional pagi ini positif. Indeks Nikkei 225 (Jepang) menguat sebesar 0,99%, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) naik 1,23%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak variatif. Harga minyak mentah WTI turun 2,64% ke level US$ 46,52 per barel, sedangkan harga emas Comex menguat 0,09% ke posisi 1.301,90 per troy ounce.

Dari dalam negeri, nilai tukar rupiah dan pasar modal domestik diprediksi memperoleh sentimen positif dari keputusan bank sentral Eropa (ECB) yang akan mengucurkan stimulus senilai 1 triliun euro. Rencananya, ECB akan mengarah pada pembelian obligasi bank sentral mulai Maret 2015 hingga akhir September 2016, dan akan meluncurkan 60 miliar euro per bulan ke dalam perekonomian melalui quantitative easing.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas sendiri mengungkapkan jika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih akan melanjutkan kenaikan. Pada perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak di kisaran support 5.195 dan resistance 5.300.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads