IHSG Tembus Rekor Intraday Lagi

Sesi I

IHSG Tembus Rekor Intraday Lagi

- detikFinance
Jumat, 23 Jan 2015 11:40 WIB
IHSG Tembus Rekor Intraday Lagi
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menembus rekor intraday tertinggi sepanjang masa. Indeks rehat di level 5.319 siang hari ini.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG menanjak 28 poin (0,53%) ke level 5.281,183 mengikuti tren positif bursa global dan regional.

Pertama kalinya dalam sejarah Indeks bisa menembus level 5.300. Aksi beli marak dilakukan oleh pelaku pasar domestik dan asing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Jumat (22/1/2015), IHSG melonjak 66,348 poin (1,26%) ke level 5.319,531. Sementara Indeks LQ45 melaju 13,887 poin (1,52%) ke level 924,668.

Rekor intraday terbaru IHSG ada di level 5.324,338. Padahal baru kemarin Indeks mencetak rekor tertingginya.

Saham-saham unggulan jadi target aksi beli investor yang didorong semangat stimulus dari Eropa. Seluruh indeks sektoral juga berhasil kompak menguat.

Perdagangan hari ini berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 195.690 kali dengan volume 3,55 miliar lembar saham senilai Rp 4,7 triliun. Sebanyak 197 saham naik, 70 turun, dan 76 saham stagnan.

Bursa-bursa regional kompak bergerak di zona hijau hingga siang hari ini. Pelaku pasar tak ragu-ragu membeli saham karena maraknya sentimen positif.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 162,61 poin (0,94%) ke level 17.491,63.
  • Indeks Hang Seng menanjak 308,64 poin (1,26%) ke level 24.831,27.
  • Indeks Komposit Shanghai melonjak 46,58 poin (1,39%) ke level 3.389,92.
  • Indeks Straits Times bertambah 36,82 poin (1,09%) ke level 3.407,11.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.200 ke Rp 58.375, Matahari (LPPF) naik Rp 700 ke Rp 16.200, Unilever (UNVR) naik Rp 475 ke Rp 36.275, dan Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 375 ke Rp 6.500.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 70 ke Rp 4.460, Global Mediacom (BMTR) turun Rp 50 ke Rp 1.885, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 50 ke Rp 11.700, dan Polaris Investama (PLAS) turun Rp 35 ke Rp 1.560.

(ang/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads