IHSG Berakhir Jatuh 63 Poin

IHSG Berakhir Jatuh 63 Poin

- detikFinance
Senin, 26 Jan 2015 16:15 WIB
IHSG Berakhir Jatuh 63 Poin
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 63 poin setelah seharin menghabiskan waktu di zona merah. Kali ini giliran investor domestik yang melepas saham demi aksi ambil untung.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 12.505 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 12.475 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun 21,246 poin (0,40%) ke level 5.302,639. Indeks terkena aksi ambil untung setelah pekan lalu cetak rekor tertinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks langsung meluncur tajam sejak pembukaan perdagangan. Posisi terendah yang sempat disinggahi Indeks hari ini ada di level 5.222,338.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG anjlok 101,123 poin (1,90%) ke level 5.222,762 gara-gara maraknya aksi ambil untung. Investor domestik semangat melepas saham sejak pagi tadi.

Jelang penutupan perdagangan, investor mulai berburu saham. Akibatnya koreksi Indeks bisa sedikit dikurangi.

Menutup perdagangan awal pekan, Senin (26/1/2015), IHSG jatuh 63,861 poin (1,2%) ke level 5.260,024. Sementara Indeks LQ45 anjlok 13,492 poin (1,46%) ke level 913,032.

Semua saham-saham yang pekan lalu menguat kini jadi sasaran aksi jual. Akhirnya seluruh indeks sektoral di lantai bursa pun terjatuh ke zona merah.

Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 776,055 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 275.019 kali dengan volume 8,381 miliar lembar saham senilai Rp 11,472 triliun. Sebanyak 61 saham naik, 241 turun, dan 74 saham stagnan.

Volume dan nilai perdagangan hari ini naik tinggi akibat transaksi tutup sendiri saham PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) senilai Rp 3,7 triliun di pasar negosiasi. Transaksi ini difasilitasi broker UBS Securities (AK).

Bursa-bursa di Asia berakhi variatif hingga sore hari ini, beberapa masih bertahan di zona hijau, seperti pasar saham Hong Kong dan Tiongkok.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun 43,23 poin (0,25%) ke level 17.468,52.
  • Indeks Hang Seng menguat 59,45 poin (0,24%) ke level 24.909,90.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 31,42 poin (0,94%) ke level 3.383,18.
  • Indeks Straits Times melemah 11,71 poin (0,34%) ke level 3.399,79.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 610 ke Rp 4.915, Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 400 ke Rp 6.900, Impack (IMPC) naik Rp 325 ke Rp 6.175, dan Lippo Insurance (LPGI) naik Rp 250 ke Rp 4.750.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.325 ke Rp 57.100, Mayora (MYOR) turun Rp 750 ke Rp 24.025, Indofood CBP (ICBP) turun Rp 700 ke Rp 14.100, dan Unilever (UNVR) turun Rp 700 ke Rp 35.500.

(ang/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads