Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 12.455 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.505 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG turun 5,567 poin (0,11%) ke level 5.254,457 tertinggal penguatan bursa-bursa Asia. Investor asing mulai mengambil untung setelah kemarin borong saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG menipis 6,122 poin (0,12%) ke level 5.253,902. Indeks bergerak fluktuatif setelah pagi tadi sempat naik tinggi.
Saham infrastruktur paling banyak dilepas investor asing. Asing beralih melirik saham-saham bank sehingga membuat sektor finansial naik cukup tinggi.
Mengakhiri perdagangan, Selasa (27/1/215), IHSG ditutup menguat 17,125 poin (0,33%) ke level 5.277,149. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 3,066 poin (0,34%) ke level 916,098.
Transaksi investor asing sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 647,459 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 223.962 kali dengan volume 5,19 miliar lembar saham senilai Rp 6,427 triliun. Sebanyak 183 saham naik, 107 turun, dan 91 saham stagnan.
Bursa-bursa regional menutup perdagangan dengan mix meski pagi tadi masih kompak menguat. Aksi ambil untung terjadi di pasar saham Hong Kong dan Tiongkok.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 299,78 poin (1,72%) ke level 17.768,30.
- Indeks Hang Seng melemah 102,62 poin (0,41%) ke level 24,807.28.
- Indeks Komposit Shanghai turun 30,22 poin (0,89%) ke level 3.352,96.
- Indeks Straits Times naik 20,21 poin (0,59%) ke level 3.418,73.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gowa Makassar (GMTD) turun Rp 725 ke Rp 6.175, Lionmesh (LION) turun Rp 700 ke Rp 5.750, Mayora (MYOR) turun Rp 500 ke Rp 23.525, dan Mandom (TCID) turun Rp 500 ke Rp 18.000.
(ang/hds)











































