Perusahaan Raksasa Tapi Merugi, dari BlackBerry Hingga Twitter (2)

Perusahaan Raksasa Tapi Merugi, dari BlackBerry Hingga Twitter (2)

- detikFinance
Kamis, 29 Jan 2015 09:30 WIB
Perusahaan Raksasa Tapi Merugi, dari BlackBerry Hingga Twitter (2)
Jakarta - Punya nama besar dan berjalan bertahun-tahun tak menjamin perusahaan terus menerus mendapatkan untung. Mungkin tak banyak yang tahu, nama-nama besar seperti Twitter, Instagram, bahkan raksasa elektronik Sony mengalami masa-masa yang sulit.

Dikutip dari CNN Money, Kamis (29/1/2015), ada sejumlah perusahaan besar global yang tengah tergopoh-gopoh tak mendapat untung. Apa saja?



Instagram

Facebook mendapatkan Instagram seharga US$ 1 miliar pada 2012. Tapi para analis mengatakan aplikasi ini tidak akan menghasilkan keuntungan. Bahkan Instagram bisa merugi karena para pengguna berduyun-duyun tidak menggunakan layanan dan para pengiklan berhenti memasang iklannya.

Zynga

Zynga memperdagangkan 75% sahamnya dibawah harga IPO yang dilakukan pada 2011. Hal itu dilakukan untuk menunjukkan bagaimana sulitnya menjaga konsistensi sebagai permainan yang selalu ingin dimainkan orang.

Twitter

Lebih dari satu tahun setelah IPO, Twitter masih menderita kerugian besar. Mereka sudah gagal mencapai status wajib seperti yang dimiliki Facebook bertahun-tahun lalu.

Box

Perusahaan pengarsipan online ini siap diluncurkan ke publik pada Jumat setelah beberapa kali dimulai dengan cara yang salah. Tapi baru-baru ini Box menyatakan mereka menderita kerugian sebanyak US$ 170 juta.

Snapchat

Sβ€Žnapchat merupakan satu teknologi paling bernilai di dunia yang tumbuh pesat. Pelayanan penyampaian pesan ini menghasilkan keuntungan yang tidak banyak dan baru-baru ini memicu masalah privacy.
Halaman 2 dari 6
(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads