IHSG Siap Mengekor Bursa Asia

Rekomendasi Saham

IHSG Siap Mengekor Bursa Asia

- detikFinance
Rabu, 04 Feb 2015 08:54 WIB
IHSG Siap Mengekor Bursa Asia
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin naik 15 poin setelah seharian positif. Kurang dari 10 poin lagi Indeks bisa kembali menembus 5.300.

Indeks belum kuat bertahan di level 5.300. Aksi jual di saham-saham unggulan oleh investor domestik membuat penguatan Indeks terhambat.

Wall Street melonjak lebih dari satu persen didorong oleh saham-saham energi. Harga minyak yang perlahan menanjak ditambah data penjualan mobil Januari yang melebihi ekspektasi pasar jadi sentimen positif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones melonjak 305,36 poin (1,76%) ke level 17.666,4, Indeks S&P 500 bertambah 29,18 poin (1,44%) ke level 2.050,03 dan Indeks Komposit Nasdaq menanjak 51,05 poin (1,09%) ke level 4.727,74.

Hari ini IHSG diperkirakan akan mengekor penguatan bursa-bursa regional. Harga minyak yang mulai menanjak memberi dorongan positif.

Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 325,70 poin (1,88%) ke level 17.661,55.
  • Indeks Straits Times menguat 22,24 poin (0,65%) ke level 3.430,26.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Waterfront Securities
Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa 3 Februari 2015 ditutup menguat 0,29% pada level 5291. Sektor properti konstruksi menyumbangkan penguatan terbesar, namun pelemahan sektor perkebunan membatasi penguatan indeks. Investor asing net buy Rp335,3 miliar. Indeks di bursa Wall Street kembali ditutup menguat cukup signifikan yang dipicu oleh reli pada saham sektor energi serta data penjualan mobil bulan Januari yang lebih baik dari estimasi. Berita merger akuisisi emiten juga menambah sentimen positif. Harga minyak mentah berlanjut menguat pada kisaran USD53 per barel. Negosiasi pembayaran utang Yunani juga menimbulkan harapan akan situasi ekonomi global yang lebih kondusif. Namun data factory orders bulan Desember turun 3,4%, lebih buruk dari estimasi yang diperkirakan turun 2%, setelah bulan sebelumnya turun 1,7%. Ini sudah merupakan penurunan yang kelima berturut-turut. Penjualan mobil mengalami kenaikan yang didorong oleh murahnya harga bahan bakar dan turunnya tingkat pengangguran mendorong optimisme konsumen. Sementara itu estimasi pertumbuhan laba emiten pada Q4 meningkat, namun estimasi laba pada Q1 2015 turun 1,2% yoy, menurut konsensus Reuters. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada di kisaran level 5250-5324. Rekomendasi: PTPP, SMGR, BSDE, BBCA, BBNI, ADHI, WIKA, BMRI, SMRA.

Mandiri Sekuritas
Pasar saham Amerika Serikat (AS) semalam kembali ditutup menguat. Indeks Dow Jones Industrial Avg naik sebesar +1,76%, sedangkan indeks S&P500 terapresiasi sebesar +1,44%.

Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional pagi ini juga positif. Indeks Nikkei 225 (Jepang) menguat sebesar +1,91%, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) naik +0,83%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak variatif. Harga minyak mentah WTI turun -2,24% ke level US$51,86 per barel, sedangkan harga emas Comex menguat +0,04% ke posisi US$1.260,80 per troy ounce.

Dari dalam negeri, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mempersiapkan aturan untuk memperketat ekspor liquefied natural gas (LNG). Kedepan, pemerintah akan memprioritaskan LNG untuk kebutuhan dalam negeri, melalui PT Perusahaan Gas Negara (PGAS), PT Nusantara Regas, PT Pertamina, dan PT Perusahaan Listrik Negara.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas sendiri mengungkapkan jika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan kenaikan. Pada perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak di kisaran support 5.252 dan resistance 5.325.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads