Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 17 poin mengekor penguatan bursa saham global dan regional. Investor asing memburu saham-saham unggulan.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 12.610 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.633 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 17,456 poin (0,33%) ke level 5.297,351. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 4,412 poin (0,48%) ke level 915,351.
Β
Mengawali perdagangan akhir pekan, Jumat (6/2/2015), IHSG dibuka bertambah 19,200 poin (0,36%) ke level 5.299,095. Indeks LQ45 dibuka tumbuh 4,367 poin (0,48%) ke level 915,306.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG melaju 25,133 poin (0,48%) ke level 5.305,028. Sementara Indeks LQ45 menanjak 5,418 poin (0,59%) ke level 916,357.
Kemarin IHSG jatuh 35 poin terkena aksi ambil untung pasca cetak rekor kemarin. Indeks seharian berjibaku di zona merah.
Wall Street sudah mengekor pergerakan harga minyak dunia sejak awal pekan ini. Jika harga minyak naik maka Bursa Paman Sam ikut naik, begitu turun juga sama.
Bursa-bursa di Asia pagi ini bergerak mix cenderung menguat. Gejolak harga minyak dunia membatasi penguatan pasar saham regional.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 132,34 poin (0,76%) ke level 17.636,96.
- Indeks Hang Seng menguat 85,73 poin (0,35%) ke level 24.765,49.
- Indeks Komposit Shanghai melemah 18,94 poin (0,60%) ke level 3.117,60.
- Indeks Straits Times bertambah 20,26 poin 0,59%) ke level 3.426,84.











































