Bertahan Positif, IHSG Naik 15 Poin

Bertahan Positif, IHSG Naik 15 Poin

- detikFinance
Rabu, 11 Feb 2015 12:15 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan positif berkat aksi beli selektif investor asing. Indeks naik 15 mendekati rekor tertinggi yang diraihnya awal pekan ini.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 15,183 poin (0,29%) ke level 5.336,657 mengikuti pergerakan bursa global yang berharap ada penyelesaian utang di Yunani.

Penguatan IHSG disokong aksi beli investor asing. Indeks mampu menanjak ke titik tertingginya hari ini di 5.345,081.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Rabu (11/2/2015), IHSG naik 15,035 poin (0,28%) ke level 5.336,509. Sementara Indeks LQ45 bertambah 4,271 poin (0,46%) ke level 925,176.

Saham-saham bank berkapitalisasi besar jadi incaran investor. Hampir seluruh indeks sektoral bisa menguat siang ini, kecuali sektor industri dasar dan konstruksi.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 124.738 kali dengan volume 3,469 miliar lembar saham senilai Rp 2,967 triliun. Sebanyak 132 saham naik, 118 turun, dan 94 saham stagnan.

Bursa-bursa regional masih bergerak flutuatif hingga siang hari ini. Bursa saham Tiongkok dan Singapura masih bertahan positif.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Hang Seng melemah 190,75 poin (0,78%) ke level 24.337,35.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 6,46 poin (0,21%) ke level 3.148,05.
  • Indeks Straits Times menguat 7,97 poin (0,23%) ke level 3.442,21.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Mayora (MYOR) naik Rp 500 ke Rp 24.925, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 400 ke Rp 17.200, Solusi Tunas (SUPR) naik Rp 225 ke Rp 7.850, dan Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 200 ke Rp 10.800.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 650 ke Rp 55.225, Duta Pertiwi (DUTI) turun Rp 395 ke Rp 4.805, Indocement (INTP) turun Rp 250 ke Rp 23.650, dan Matahari (LPPF) turun Rp 225 ke Rp 15.475.

(ang/hds)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads