Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 15,183 poin (0,29%) ke level 5.336,657 mengikuti pergerakan bursa global yang berharap ada penyelesaian utang di Yunani.
Penguatan IHSG disokong aksi beli investor asing. Indeks mampu menanjak ke titik tertingginya hari ini di 5.345,081.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham bank berkapitalisasi besar jadi incaran investor. Hampir seluruh indeks sektoral bisa menguat siang ini, kecuali sektor industri dasar dan konstruksi.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 124.738 kali dengan volume 3,469 miliar lembar saham senilai Rp 2,967 triliun. Sebanyak 132 saham naik, 118 turun, dan 94 saham stagnan.
Bursa-bursa regional masih bergerak flutuatif hingga siang hari ini. Bursa saham Tiongkok dan Singapura masih bertahan positif.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Hang Seng melemah 190,75 poin (0,78%) ke level 24.337,35.
- Indeks Komposit Shanghai naik 6,46 poin (0,21%) ke level 3.148,05.
- Indeks Straits Times menguat 7,97 poin (0,23%) ke level 3.442,21.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 650 ke Rp 55.225, Duta Pertiwi (DUTI) turun Rp 395 ke Rp 4.805, Indocement (INTP) turun Rp 250 ke Rp 23.650, dan Matahari (LPPF) turun Rp 225 ke Rp 15.475.
(ang/hds)
