IHSG Siang Cetak Rekor, Sore Kena Profit Taking

IHSG Siang Cetak Rekor, Sore Kena Profit Taking

- detikFinance
Senin, 16 Feb 2015 16:20 WIB
IHSG Siang Cetak Rekor, Sore Kena Profit Taking
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup jatuh 48 poin kena aksi ambil untung. Investor mulai melepas saham setelah Indeks cetak rekor intraday siang tadi.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 3,807 poin (0,07%) ke level 5.377,972. Positifnya bursa saham global memberi IHSG peluang untuk cetak rekor lagi.

Indeks bergerak loyo setelah sempat naik hingga ke titik tertingginya hari ini di 5.384,024. Posisi tersebut merupakan rekor intraday tertingginya sepanjang masa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG terpangkas 20,534 poin (0,38%) ke level 5.353,631 kena aksi ambil untung. Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi jual.

Aksi ambil untung terjadi di saham-saham unggulan yang sudah naik pada perdagangan pekan lalu. Investor domestik yang banyak melepas saham hingga siang tadi.

Menutup perdagangan, Senin (16/2/2015), IHSG jatuh 48,670 poin (0,91%) ke level 5.325,495. Sementara Indeks LQ45 anjlok 11,018 poin (1,17%) ke level 926,804.

Rekor intraday IHSG sebelumnya ada di level 5.380,837 yang dicetaknya pada perdagangan Jumat pekan lalu. Dana asing yang selama ini jadi penopang bursa masih terus mengalir masuk.

Transaksi investor asing pada perdagangan hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 617,973 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 200.727 kali dengan volume 5,562 miliar lembar saham senilai Rp 5,726 triliun. Sebanyak 101 saham naik, 189 turun, dan 93 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia menutup perdagangan sore ini dengan mixed cenderung menguat. Optimisme atas hasil perundingan antara Yunani dan Jerman terkait penyelesaian masalah utang bersama Uni Eropa jadi sentimen positif.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:

  • Indeks Nikkei 225 menguat 91,41 poin (0,51%) ke level 18.004,77.
  • Indeks Hang Seng naik 43,99 poin (0,18%) ke level 24.726,53.
  • Indeks Komposit Shanghai bertambah 18,54 poin (0,58%) ke level 3.222,36.
  • Indeks Straits Times menipis 1,66 poin (0,05%) ke level 3.424,56.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Mandom (TCID) naik Rp 500 ke Rp 18.500, BFI Finance (BFI) naik Rp 400 ke Rp 2.800, Lionmesh (LION) naik Rp 275 ke Rp 7.050, dan First Media (KBLV) naik Rp 240 ke Rp 2.250.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 1.225 ke Rp 35.100, Indo Kordsa (BRAM) turun Rp 800 ke Rp 6.000, Astra Agro (AALI) turun Rp 600 ke Rp 25.000, dan Lion Metal (LION) turun Rp 500 ke Rp 10.000.

(ang/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads