Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 12.730 per dolar dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 12.750 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 0,189 poin (0,01%) ke level 5.325,684. Indeks bergerak datar merespons minimnya sentimen positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG menguat tipis 1,064 poin (0,02%) ke level 5.326,559. Aksi ambil untung menghambat penguatan Indeks.
Indeks masih bertahan di teritori positif meski dengan poin yang tipis. Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi ambil untung.
Mengakhiri perdagangan, Selasa (17/2/2015), IHSG ditutup naik 12,006 poin (0,23%) ke level 5.337,501. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat 2,877 poin (0,31%) ke level 929,681.
Aksi beli malah ramai menjelang penutupan perdagangan. Indeks berhasil keluar dari zona merah hanya beberapa menit sebelum penutupan perdagangan.
Bank sentral belum juga menyampaikan pengumuman BI Rate sampai sore ini. Pelaku pasar asing ramai berburu saham jelang penutupan.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 375.835 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 174.835 kali dengan volume 5,247 miliar lembar saham senilai Rp 4,686 triliun. Sebanyak 128 saham naik, 142 turun, dan 111 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia menutup perdagangan dengan mixed. Pelaku pasar masih menanti perkembangan utang Yunani yang kemarin sempat menolak tawaran bailout dari Uni Eropa.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 menipis 17,68 poin (0,10%) ke level 17.987,09.
- Indeks Hang Seng naik 58,35 poin (0,24%) ke level 24.784,88.
- Indeks Komposit Shanghai menguat 24,54 poin (0,76%) ke level 3.246,91.
- Indeks Straits Times melemah 15,18 poin (0,44%) ke level 3.411,98.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Kordsa (BRAM) turun Rp 600 ke Rp 5.400, Tower Bersama (TBIG) turun Rp 450 ke Rp 8.750, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 275 ke Rp 54.950, dan Toba Pulp (INRU) turun Rp 265 ke Rp 880.
(ang/hds)











































