Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 17 Feb 2015 18:46 WIB

Ada Insiden di RS Siloam, Saham Kalbe Farma Tetap Menguat

- detikFinance
Jakarta - Saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) tetap menguat terjadi insiden di Rumah Sakit Siloam. Hal tersebut sepertinya belum menjadi perhatian investor.

Dalam penutupan perdagangan Selasa (17/2/2015), saham Kalbe Farma berada di posisi Rp 1.810. Menguat 10 poin (0,56%).

Posisi terendah saham Kalbe Farma selama perdagangan hari ini adalah Rp 1.800. Sementara tertingginya ada di Rp 1.820.

Saham Kalbe Farma hari ini diperdagangkan sebanyak 6.125 kali, yang melibatkan 2.945.576 unit saham senilai Rp 53,4 miliar.

Diberitakan sebelumnya RS Siloam Karawaci membenarkan 2 pasien meninggal setelah mendapat injeksi Buvanest Spinal. Pihak RS telah melakukan klarifikasi atas hal tersebut kepada Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS), serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Kalbe Farma sebelumnya telah menyampaikan penjelasan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahwa pihaknya melakukan penarikan dua produknya yakni seluruh batch Buvanest Spinal 0,5 persen Heavy 4 ml dan Asam Tranexamat Generik 500 mg/Amp 5 ml dengan nomor batch 629668 dan 630025. Penarikan sukarela dilakukan pada 12 Februari 2015

Kalbe pun telah memulai penelaahan lebih lanjut yang hingga kini masih berlangsung, juga berkoordinasi dengan instansi pemerintahan terkait. Langkah ini sebagai komitmen untuk bertanggung jawab atas segala produk dan layanannya.

"Perseroan melakukan hal ini sebagai prosedur pengendalian mutu dan tanggung jawab preventif agar konsumen terlindungi secara maksimal," tulis Vidjongtius, Corporate Secretary Kalbe Farma, dalam suratnya kepada OJK.

(hds/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com