Mengakhiri perdagangan, Selasa (17/2/2015), IHSG ditutup naik 12,006 poin (0,23%) ke level 5.337,501. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat 2,877 poin (0,31%) ke level 929,681.
Setelah kemarin libur, Wall Street menutup perdagangan dengan positif. Indeks S&P 500 cetak rekor tertinggi atas harapan penyelesaian masalah utang Yunani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak di zona hijau. Turunnya BI Rate dan rekor Wall Street semalam akan memberi dorongan positif.
Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 139,26 poin (0,77%) ke level 18.126,35.
- Indeks Straits Times bertambah 18,29 poin (0,54%) ke level 3.434,20.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG akhirnya ditutup menguat pada perdagangan kemarin di mana sentimen positif berasal dari antisipasi pengumuman BI Rate. Dalam RDG kemarin (after market), BI ternyata memang menurunkan BI Rate sebesar 25 bps. BI juga menurukan Fasbi menjadi 5,5%. Langkah menurunkan BI Rate ini dilakukan guna mendorong perekonomian dan juga sebagai dampak dari melemahnya inflasi. Dari China dikabarkan data harga rumah baru (new home prices) meningkat sebagai dampak dari penurunan suku bunga kredit dan merupakan sinyal dari pemulihan ekonomi. Pada pembukaan, sebagian besar bursa Eropa juga tampak menguat. Kenaikan pada pembukaan bursa Eropa terjadi ditengah konflik Ukraina dan juga masalah ancaman macetnya hutang Yunani. Hari ini kami proyeksikan indeks berpeluang untuk kembali menguat seiring dengan dampak dari turunnya BI Rate. Kisaran support-resistance 5.323-5.356. Trd Buy : ELSA, ASRI, GGRM. Spec : BMTR, MLPL, ASRI, NIPS.
Bahana Securities
Pada perdagangan Selasa (17/2) IHSG naik 12 poin (+0,23%) ke level 5.337,50 dengan nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp3,5 triliun mengalami teknikal rebound ditengah penantian hasil rapat dewan gubernur bank indonesia yang diperkirakan tidak akan mengubah tingkat suku bunga bank sentral (BI rate).
Saham-saham yang menjadi pendorong bursa a.l. UNVR, SCMA, LPPF, PGAS, dan SMGR di mana asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp 170,6 miliar dengan saham-saham yang banyak dibeli asing a.l. BBRI, PGAS, ITMG, BBCA, dan SMGR.
Secara teknikal, indeks rebound namun tidak disertai volume dan terlihat test MA(5,10). Stochastic negatif sementara RSI dan MACD berpeluang deathcross.
Hari ini (18/2) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung melemah di kisaran 5.300-5.350 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. TBIG, BIPI, BMTR, ELSA, dan MLPL.
Rupiah Selasa (17/2) ditutup di level 12.771 dan hari ini (18/2) diperkirakan akan bergerak di kisaran 12.703-12.837 dengan kecenderungan melemah.
(ang/ang)











































