Dewan Komisioner OJK Nurhaida mengatakan, salah satu sentimen positif yang disambut investor adalah turunnya tingkat suku bunga acuan alias BI Rate kemarin.
"Kalau pasar modal itu kan sebetulnya melambangkan ekspektasi. Jadi kalau harga saham melambangkan ekspektasi pasar ke depan. Kalau dengan suku bunga yang lebih rendah ekonomi akan berjalan. Sehingga perekonomian Indonesia lebih baik, likuiditas di market juga akan jalan," kata Nurhaida di Gedung DPD, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk indeks itu yang mempengaruhi tidak setunggal. Merupakan ekspektasi investor itu banyak hal. Termasuk market confidence seperti keamanan suatu negara, risiko negara. Tapi kalau sudah ter-disclose di market biasanya tidak mempengaruhi lagi," ujarnya.
Siang tadi IHSG sempat mencetak rekor baru di 5.415. Aksi beli ramai dilakukan investor asing menyambut turunnya BI Rate kemarin.
(ang/dnl)











































