Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 9,84 poin (0,18%) ke level 5.409,944. Aksi beli investor asing sempat mendorong IHSG positif.
Indeks hanya mampu naik ke titik tertingginya di 5.418, sebelum akhirnya kena koreksi. Indeks gagal mencapai rekor intraday tertingginya yang diraih pekan lalu di 5.427,315.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham komoditas dan perbankan yang sudah naik tinggi kini terkena tekanan jual. Beberapa saham lapis dua masih bisa menguat, menahan koreksi Indeks jadi tidak terlalu dalam.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 136.677 kali dengan volume 3,633 miliar lembar saham senilai Rp 3,494 triliun. Sebanyak 142 saham naik, 133 turun, dan 85 saham stagnan.
Beberapa transaksi di pasar negosiasi di saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), PT Citra Marga Nusaphala Tbk (CMNP), dan PT Norvana Development Tbk (NIRO) membuat nilai dan volume transaksi hari ini naik cukup tinggi.
Rata-rata bursa regional hingga siang hari ini bisa menguat. Pelaku pasar masih menanti kejelasan soal penyelesaian utang Yunani dengan Uni Eropa.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 105,29 poin (0,57%) ke level 18.437,59.
- Indeks Hang Seng menipis 7,06 poin (0,03%) ke level 24.825,02.
- Indeks Straits Times menguat 4,42 poin (0,13%) ke level 3.440,08.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Djakarta (DLTA) naik Rp 5.000 ke Rp 300.000, Multi Bintang (MLBI) naik Rp 625 ke Rp 10.575, Golden Energy (GEMS) naik Rp 490 ke Rp 1.510, dan HM Sampoerna (HSMP) naik Rp 400 ke Rp 65.100.
(ang/hds)











































