Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak datar setelah dalam beberapa perdagangan terakhir mencetak rekor. Investor domestik masih melepas saham.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 12.865 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.825 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG menipis 3,619 poin (0,07%) ke level 5.399,658. Sedangkan Indeks LQ45 berkurang 0,915 poin (0,10%) ke level 941,212.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sempat dibuka menipis, Indeks akhirnya bisa balik arah positif. Saham-saham lapis dua memimpin penguatan.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG naik tipis 2,228 poin (0,04%) ke level 5.405,505. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 0,158 poin (0,02%) ke level 942,285.
Kemarin IHSG meraih rekor baru meski hanya naik tipis 3 poin. Investor asing punya peran besar dalam perolehan rekor kali ini.
Wall Street berakhir mixed dengan Nasdaq yang terus menguat sembilan hari berturut-turut, tapi Dow Jones dan S&P 500 kena koreksi lagi. Saham-saham energi kembali melemah gara-gara turunnya harga minyak dunia.
Bursa-bursa regional pagi ini bergerak kompak menguat. Sentimen ini membantu Indeks bergerak ke zona hijau.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 18,74 poin (0,10%) ke level 8.485,66.
- Indeks Hang Seng bertambah 4,68 poin (0,02%) ke level 24.836,76.
- Indeks Straits Times menguat 7,64 poin (0,22%) ke level 3.428,94.











































