Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 3,619 poin (0,07%) ke level 5.399,658. Indeks bergerak datar setelah beberapa perdagangan terakhir mencetak rekor baru. Investor domestik masih melepas saham.
Setelah sempat melemah di awal perdagangan, IHSG balik arah ke zona hijau berkat aksi beli investor asing. Indeks masih mencoba mendaki untuk menembus rekor intraday terbarunya sepanjang masa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi tertingginya yang bisa diraih Indeks hingga siang hari ini ada di level 5.422,440. Indeks hanya butuh lima poin lagi untuk bisa menembus rekor sebelumnya di 5.427,315 pekan lalu.
Saham-saham komoditas masih dilepas investor. Sebagai gantinya, investor berburu di saham-saham konstruksi, konsumen dan perbankan.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 127.753 kali dengan volume 3,031 miliar lembar saham senilai Rp 3,223 triliun. Sebanyak 145 saham naik, 107 turun, dan 90 saham stagnan.
Bursa regional tak lagi kompak menguat hingga siang hari ini. Pasar saham Hong Kong kena koreksi setelah kemarin naik tinggi. Pelaku pasar masih menanti perkembangan penyelesaian utang Yunani dan Uni Eropa.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 100,71 poin (0,55%) ke level 18.567,63.
- Indeks Hang Seng melemah 142,73 poin (0,57%) ke level 24.694,03.
- Indeks Straits Times naik tipis 2,42 poin (0,07%) ke level 3.423,72.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 6.000 ke Rp 290.000, Indo Kordsa (BRAM) turun Rp 1.075 ke Rp 4.325, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 725 ke Rp 17.025, dan Matahari (LPPF) turun Rp 350 ke Rp 17.150.
(ang/dnl)











































