Bisnis Rumah Sakit Mitra Keluarga Punya Omzet Hingga Rp 1,7 Triliun

Bisnis Rumah Sakit Mitra Keluarga Punya Omzet Hingga Rp 1,7 Triliun

- detikFinance
Kamis, 26 Feb 2015 17:10 WIB
Bisnis Rumah Sakit Mitra Keluarga Punya Omzet Hingga Rp 1,7 Triliun
Jakarta - PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk tak lama lagi akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pemilik Rumah Sakit Mitra Keluarga ini tawarkan harga saham maksimal Rp 18.000 per lembar.

Harga sahamnya cukup tinggi, tapi memang tercermin dari bisnisnya yang punya omzet hingga triliunan rupiah. Pada 2013, Mitra Keluarga mencatat pendapatan sebesar Rp 1,742 triliun.

Pendapatan ini terdiri dari pendapatan rawat jalan sebesar Rp 569 miliar (32,7%) dan didominasi rawat inap sebesar Rp 1,173 triliun (67,3%). Sedangkan laba bersih 2013 tercatat sebesar Rp 412 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan kapasitas lebih dari 1.500 tempat tidur dan tingkat okupansi sebesar 72,4% di akhir tahun 2013, jumlah kunjungan pasien rawat jalan Mitra Keluarga mencapai 1,6 juta sedangkan jumlah pendaftaran pasien rawat inap sekitar 106 ribu.

Hingga sembilan bulan pertama 2014, Mitra Keluarga membukukan pendapatan sebesar Rp 1,467 triliun, meningkat 11,1% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Sedangkan laba bersih Mitra Keluarga mencapai Rp 406 miliar atau naik 25,9% dari tahun sebelumnya. Dalam periode 5 tahun terakhir ini, Mitra Keluarga telah mencatat pertumbuhan operasional dan keuangan yang positif.

Laju pertumbuhan majemuk tahunan atau compound annual growth rate (CAGR) untuk periode tahun 2009 hingga 2013 tercatat sebesar 20,3% untuk pendapatan, 28,7% untuk laba operasional, 33,2% untuk laba bersih, dan 4,7% untuk jumlah tempat tidur.

Direktur Utama Perseroan Rustiyan Oen optimistis dengan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) kinerja Perseroan akan terus berkembang.

Dengan berbagai ekspansi seperti pembangunan rumah sakit, ia optimistis akan meraup kenaikan pendapatan dan laba bersih di tahun ini masing-masing 20%.

"Growth revenue selama 4 tahun rata-rata 20%, tahun ini 20% mudah-mudahan, minimal sama, bottom line juga," kata dia di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (26/2/2015).

(drk/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads