Sepanjang 2014, perseroan juga mengalami rugi per saham sebesar Rp 53,34 per saham, sementara sepanjang 2013 masih mencatatkan laba sebesar Rp 192,55 per saham.
Demikian disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasinya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), yang dikutip detikFinance, Jumat (27/2/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disusul beban umum dan administrasi yang naik menjadi Rp 1,07 triliun, dibanding 2013 yang hanya Rp 978 miliar.
Beban operasi lain juga meningkat dari Rp 95 miliar di 2013, menjadi Rp 141 miliar di sepanjang 2014. Beban keuangan juga ikut naik dari Rp 517 miliar menjadi Rp 752 miliar di sepanjang 2014.
Atas hal itu, pendapatan perseroan merosot dari Rp 20 triliun di sepanjang 2013, menjadi Rp 19 triliun di akhir 2014.
Total liabilitas dan ekuitas tercatat Rp 23,452 triliun di sepanjang 2014, dibanding di 2013 yang hanya Rp 22,315 triliun.
(drk/dnl)











































