Menutup perdagangan Rabu (4/3/2015), IHSG 'parkir' di 5.448,06. Turun 26,56 poin (0,49&). Indeks LQ45 juga ditutup melemah 6,59 poin (0,69%) menjadi 946,51.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) saat penutupan pasar tercatat Rp 12.971/US$. Melemah dibandingkan kala pembukaan pasar yaitu Rp 12.955/US$.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terjadi 211.290 kali transaksi yang melibatkan 5,34 miliar unit saham senilai Rp 5,74 triliun. Ada 85 saham yang menguat, 213 turun, dan 77 tidak diperdagangkan.
Saham aneka industri menjadi yang paling banyak dilepas investor. Terlihat dari penurunan indeks sektoralnya yang mencapai 1,42%.
Saham-saham yang melemah signifikan dan menjadi top losers di antaranya Delta Djakarta (DLTA) turun Rp 4.000 menjadi Rp 280.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 975 menjadi Rp 54.025, dan United Tractors (UNTR) turun Rp 575 menjadi Rp 21.650.
Sedangkan saham-saham yang masih mampu menguat dan masuk jajaran top gainer antara lain Sinar Mas Multiartha (SMMA) naik Rp 500 menjadi Rp 4.500, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 350 menjadi Rp 25.975, dan Wilmar Cahaya Indonesia (CEKA) naik Rp 205 menjadi Rp 1.540.
IHSG bergerak searah dengan bursa regional yang bergerak mixed cenderung melemah. Minimnya sentimen positif di bursa global dan regional membuat investor cenderung menahan diri.
Berikut perkembangan sejumlah bursa saham di Asia:
- Nikkei 225 turun 111,56 poin (0,59%) menjadi 18.703,6.
- Hang Seng melemah 237,4 poin (0,96%) ke posisi 24.465,38.
- KOSPI terkoreksi 3,09 poin (0,15%) menjadi 1.998,29.
- Straits Times berkurang 3,41 poin (0,1%) ke posisi 3.418,7.











































