Membuka perdagangan Kamis (5/3/2015), IHSG berada di posisi 5.457,89. Menguat 9,84 poin (0,18%). Indeks LQ45 juga dibuka menguat 2,49 poin (0,26%) menjadi 949.
Namun sayangnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih belum mampu memutus tren pelemahan. Rupiah akhirnya menembus level Rp 13.000/US$, tepatnya di Rp 13.015/US$. Melemah dibandingkan penutupan perdagangan kemarin yaitu Rp 12.971/US$.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks bergerak berlawanan arah dengan Wall Street. Pada perdagangan Rabu semalam, indeks Dow Jones Industrial Average turun 106.47 poin (0,58%) menjadi 18.096,9. Indeks S&P500 turun 9,15 poin (0,44%) ke posisi 2.098.53. Sementara indeks Nasdaq turun 12,76 poin (0,26%) ke 4.967,14.
Bursa saham Asia pun bergerak mix cenderung melemah. Minimnya sentimen di pasar menyebabkan investor memilih untuk menahan diri.
Berikut perkembangan sejumlah bursa di Asia:
- Nikkei 225 menguat 53,3 poin (0,28%) menjadi 18.756,9.
- Hang Seng turun 104,62 poin (0,43%) ke posisi 24.360,76.
- Shanghai Composite Index melemah 15,48 poin (0,47%) menjadi 3.264,06.
- Straits Times naik 4,17 poin (0,12%) ke posisi 3.419,7.











































