Agus Marto: Saya Ingatkan Pengusaha, Dari Dolar Rp 11.000 Sekarang Rp 13.000

Agus Marto: Saya Ingatkan Pengusaha, Dari Dolar Rp 11.000 Sekarang Rp 13.000

- detikFinance
Jumat, 06 Mar 2015 14:34 WIB
Agus Marto: Saya Ingatkan Pengusaha, Dari Dolar Rp 11.000 Sekarang Rp 13.000
Jakarta -

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus terjadi, dan kemarin dolar AS sempat menembus Rp 13.000. Situasi ini terjadi karena membaiknya perekonomian AS, dan membuat dolar 'pulang kampung' dari negara-negara berkembang termasuk Indonesia.

Menguatnya dolar AS, membuat pengusaha yang punya utang luar negeri berbentuk dolar akan membengkak. Bank Indonesia (BI) sudah lama mengingatkan pengusaha untuk melakukan 'asuransi dolar' alias hedging.

"Selama 1,5 tahun saya beri peringatan, agar pengusaha sadar. Nilai tukar (dolar) Rp 11.000, sekarang jadi Rp 13.000. Kalau pinjamannya valas, berapa yang harus dibayar," jelas Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo di kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (6/3/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus Marto memang menyadari, pengusaha terbatas sumber pembiayaannya. Bila hanya mengandalkan perbankan dalam negeri sulit untuk direalisasi. Sehingga, pengusaha harus mencari alternatif pinjaman dari luar untuk membiayai ekspansinya.

"Kami semua, kementerian bidang ekonomi, kita koordinasi untuk melakukan pendalaman pasar uang, sehingga bisa biayai proyek investasi," ujar Agus Marto.

Namun, Agus marto mengingatkan, pengusaha harus melakukan hedging utang valasnya.

"Saya ingin sampaikan, dunia usaha cukup banyak yang melakukan transaksi dalam valas. Jadi harus jaga martabat rupiah di Indonesia dan menciptakan valas lebih stabil," ujar Agus Marto.

(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads