Perda Larangan Disahkan, Saham Rokok di BEJ Berguguran
Jumat, 04 Feb 2005 10:49 WIB
Jakarta - Saham-saham rokok di lantai bursa pada Jumat (4/1/2005) langsung berguguran setelah disahkannya perda larangan merokok di tempat umum disahkan hari ini. Namun diyakini kinerja emiten sektor rokok tidak akan terganggu oleh larangan perda ini. Hampir semua saham rokok dalam terpantau melemah, kecuali saham BAT Indonesia yang stagnan di level Rp 9.500. Sedangkan saham rokok lain yang mengalami penurunan harga pada perdagangan pukul 10.10 waktu JATS adalah Gudang Garam (GGRM) turun Rp 100 menjadi Rp 17.300, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 150 menjadi Rp 7450, Bentoel Internasional Inv tbk (RMBA) turun Rp 5 menjadi Rp 120. Menurut analis pasar modal Haryajid Ramelan kepada detikcom, Jumat (4/1/2005), melemahnya harga saham sektor rokok itu tidak terkait dengan disahkannya perda larangan merokok di tempat umum oleh Pemda DKI Jakarta pada hari ini. Namun menurut Haryajid, salah satu penyebab penurunan saham rokok adalah faktor psikologis atas rencana pemerintah untuk menaikkan target penerimaan bea dan cukai yang diantaranya melalui kenaikan pita cukai rokok. "Secara psikologis, rencana itu memberi dampak," katanya.Haryajid menjelaskan, kenaikan harga saham rokok pada hari ini sebagai sesuatu hal yang wajar karena dalam beberapa pekan terakhir harga saham rokok mengalami kenaikan harga yang cukup significan. Ia mencontohkan harga saham Gudang Garam yang kini sudah mencapai level Rp 17.000 dari level Rp 13.000 pada 2 pekan yang lalu. Ataupun HM Sampoerna yang kini sudah bertengger di level Rp 7.500-an dari level pekan lalu Rp 6.500-an. "Tapi koreksi ini wajar, karena sudah mulai jenuh," tegasnya.Ia juga menegaskan, bahwa disahkannya Perda larangan rokok itu tidak akan menurunkan kinerja dari masing-masing emiten sektor rokok. Haryajid memperkirakan pertumbuhan sektor rokok pada tahun ini tidak akan lebih dari 15 persen. "Kinerjanya memang sudah lambat dari beberapa tahun yang lalu, Tapi itu lumrah karena kan merupakan sub sektor consumer good," demikian Haryajid.
(qom/)











































