Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat terhadap rupiah. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebut pemerintah tetap waspada tapi tidak panik.
"Sudah saya sampaikan berkali-kali, fundamental ekonomi kita baik, inflasi sangat rendah bahkan Januari kemarin deflasi," kata Jokowi di sela-sela kunjungannya ke LNG Arun, di Lhokseumawe, Aceh, Senin (9/3) siang.
Jokowi menambahkan, banyak bukti bahwa ekonomi Indonesia dalam kondisi yang baik, seperti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cetak rekor sampai pasar obligasi yang stabil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kan karena faktor global, faktor eksternal dan semua negara mengalami. Kita selalu bertemu dengan Gubernur BI (Bank Indonesia) untuk mengantisipasi ini. Kita waspada tapi tetap tenang-tenang saja," ujarnya.
Pada perdagangan hari ini, posisi tertinggi yang bisa diraih dolar AS berada di level Rp 13.060. Pagi tadi dolar AS dibuka naik di Rp 13.025.
(ang/hds)











































