"Ini gejala dunia, yen dan euro terkena masalah yang sama," jelas Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (11/3/2015).
Memang penguatan dolar AS ini diakibatkan membaiknya perekonomian negeri Paman Sam tersebut. Dolar AS tengah perkasa terhadap seluruh mata uang dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi bukan wajar atau tidak. Cuma kondisi sekarang memang lagi ada pelemahan," imbuh JK.
JK menjelaskan, pemerintah mencoba memanfaatkan momentum penguatan dolar ini dengan cara menggenjot ekspor barang dalam negeri.
"Sekarang pemerintah akan berupaya meningkatkan ekspor," tutup JK.
(dnl/ang)











































