Berdasarkan data Reuters, saat ini dolar AS diperdagangkan di Rp 13.202. Posisi dolar AS terkuat ada di Rp 13.240.
Menko Perekonomian Sofyan Djalil menilai, dolar AS saat ini tengah menguat terhadap mata uang dunia. Penyebabnya adalah perekonomian Negeri Paman Sam yang terus membaik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data Bank Indonesia (BI) menyebutkan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir triwulan IV-2014 tercatat sebesar US$ 292,6 miliar. Naik 9,9% dari posisi akhir 2013 sebesar US$ 266,1 miliar.
"Ada utang jatuh tempo dan mereka membutuhkan dolar," ujarnya di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/3/2015).
Meski demikian, Sofyan menilai tekanan terhadap rupiah masih cukup normal dan hanya berlangsung sementara. Serangkaian kebijakan pun telah disiapkan agar ekonomi lebih stabil.
"Kondisi ini hanya sebentar saja," sebutnya.
(mkl/hds)











































