"Kita beres-beres dulu. Bersih-bersih dapur dulu, nanti masak lagi," kata Presiden Direktur Bakrie Telecom, Jastiro Abi, kepada detikFinance, Rabu (11/3/2015).
Maksudnya, sekarang ini anak usaha Grup Bakrie tersebut sedang menggenjot efisiensi dengan memangkas jumlah pegawai. Efisiensi dari PHK ini akan memiliki efek domino yang positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah terjadi efisiensi dari 'bersih-bersih' dapur, operator Esia itu akan mulai 'masak' lagi. Perusahaan juga yakin bisa kembali meraup untung.
Perusahaan telekomunikasi itu juga akan fokus menggarap layanan 4G yang berbasis frequency division duplexing long term evolution (FDD-LTE) untuk jadi mesin penghasil laba.
Layanan data berkecepatan tinggi ini dipercaya bisa menjadi kunci pertumbuhan BTEL. Hasil sinergi BTEL dan Smartfren akan bisa menghadirkan FDD LTE dengan alokasi 10 MHz pada frekuensi 800 MHz.
"Kita akan fokus genjot LTE. Ini untuk masa depan bisnis kita, supaya bisa bersaing," katanya.
(ang/dnl)











































