Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 12 poin didorong aksi beli investor domestik. Sentimen positif datang dari neraca perdagangan Indonesia yang kembali surplus di Februari.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG turun 10,99 poin (0,2%) ke level 5.415. Investor cenderung menahan diri karena menunggu berbagai data ekonomi yang dirilis pekan ini.
Indeks mulai balik arah ke zona hijau tak lama setelah pembukaan perdagangan. Indeks sempat terkena koreksi hingga titik terendahnya hari ini di 5.415,486.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, Senin (16/3/2015), IHSG naik 12,974 poin (0,24%) ke level 5.439,440. Sementara Indeks LQ45 bertambah 4,256 poin (0,45%) ke level 946,601.
Investor domestik langsung berburu saham setelah mendapat pengumuman neraca perdagangan yang surplus. Meski demikian, investor asing masih terus melepas saham.
Saham-saham unggulan jadi target aksi beli, sementara saham lapis dua dilepas investor asing. Lima sektor bisa menguat, lima lagi melemah.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 108.455 kali dengan volume 2,844 miliar lembar saham senilai Rp 2,708 triliun. Sebanyak 106 saham naik, 140 turun, dan 79 saham stagnan.
Bursa-bursa regional masih kompak bergerak positif hingga siang hari ini. Bursa saham Hong Kong melesat paling tinggi di antara yang lain.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 3,42 poin (0,02%) ke level 19.257,67.
- Indeks Hang Seng menguat 117,54 poin (0,49%) ke level 23.940,75.
- Indeks Komposit Shanghai melonjak 61,40 poin (1,82%) ke level 3.434,31.
- Indeks Straits Times bertambah 17,34 poin (0,52%) ke level 3.380,11.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Astra Agro (AALI) naik Rp 325 ke Rp 25.950, Indofood CBP (ICBP) naik Rp 300 ke Rp 14.925, Semen Indonesia (SMFR) naik Rp 200 ke Rp 14.425, dan BRI (BBRI) naik Rp 175 ke Rp 12.925.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.000 ke Rp 65.000, Asuransi Bina Dana (ABDA) turun Rp 475 ke Rp 6.200, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 475 ke Rp 52.325, dan Indo Kordsa (BRAM) turun Rp 400 ke Rp 4.600.











































