Salah satunya terlihat di tempat penukaran uang PT Ayu Masagung, Jakarta. Nurjaman, seorang petugas, kepada detikFinance menjelaskan telah terjadi lonjakan kunjungan sejak Senin (9/3/2015) pekan lalu.
"Kenaikan kunjungan sejak Senin minggu kemarin. Semenjak dolar tembus Rp 13.000," ujar Nurjaman, Senin (16/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebut, sebelum dolar menembus level Rp 13.000, konsumen di money changer tersebut rata-rata hanya 50-70 orang, paling tinggi 100 orang. Namun saat ini jumlahnya naik tinggi, mencapai 100%.
"Sekarang sudah 100 orang lebih. Bahkan sampai siang ini hampir 200 orang," kata Nurjaman.
Berdasarkan pantauan detikFinance di lokasi, para penjung terlihat mengantre di depan loket transaksi. Empat baris antrean mengular cukup panjang, dan pengunjung terus berdatangan.
Kebanyakan pengunjung ingin menjual valas milik mereka. Bahkan beberapa di antaranya mengaku gelisah, takut persediaan uang di tempat ini habis.
"Sedang ramai ya, Mas. Saya dapat nggak ya ini? Mau jual euro dan dolar," bisik seorang pengunjung.
(dna/hds)











































