Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 13.150 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.162 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG melemah 13,44 poin (0,25%) ke level 5.425,81. Investor cenderung menahan diri sambil harap-harap cemas mengenai arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserves/The Fed.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, Rabu (18/3/2015), IHSG berkurang 18,745 poin (0,34%) ke level 5.420,408 akibat tekanan jual investor asing. Indeks terus bergerak di zona merah sejak pagi tadi.
Sembilan sektor jadi sasaran aksi jual. Sektor konsumer yang terkena koreksi paling dalam. Saham-saham bank masih jadi incaran beli investor domestik.
Mengakhiri perdagangan, Rabu (18/3/2015), IHSG ditutup berkurang 26,002 poin (0,48%) ke level 5.413,151. Sementara Indeks LQ45 ditutup melemah 4,324 poin (0,46%) ke level 940,665.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 405,516 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 219.414 kali dengan volume 5,215 miliar lembar saham senilai Rp 4,981 triliun. Sebanyak 104 saham naik, 166 turun, dan 97 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia pagi ini rata-rata ditutup menguat meski Wall Street tadi pagi melemah. Aksi beli masih ramai terjadi di bursa-bursa regional.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 107,48 poin (0,55%) ke level 19.544,48.
- Indeks Hang Seng melonjak 243,65 poin (1,02%) ke level 24.145,14.
- Indeks Komposit Shanghai melompat 74,45 poin (2,13%) ke level 3.577,30.
- Indeks Straits Times turun 4,95 poin (0,15%) ke level 3.365,00.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.375 ke Rp 66.875, United Tractor (UNTR) naik Rp 1.000 ke Rp 21.500, Multi Prima (LPIN) naik Rp 450 ke Rp 6.300, dan Mayora (MYOR) naik Rp 350 ke Rp 28.100.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 1.500 ke Rp 37.500, Solusi Tunas (SUPR) turun Rp 1.000 ke Rp 8.850, Astra Agro (AALI) turun Rp 625 ke Rp 25.625, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 625 ke Rp 51.525.
(ang/rrd)











































