Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 31,916 poin (0,59%) ke level 5.445,067 kompak bersama rupiah merespons pernyataan The Federal Reserve yang bersabar dalam naikkan suku bunga acuan.
Investor asing yang sejak pekan lalu melepas saham kini mulai lakukan aksi beli. Seluruh indeks sektoral di lantai bursa pun kompak menguat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks bertahan di zona hijau sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Posisi tertinggi yang bisa diraih Indeks hingga siang hari ini ada di level 5.461,297.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 146.389 kali dengan volume 3,562 miliar lembar saham senilai Rp 3,492 triliun. Sebanyak 200 saham naik, 64 turun, dan 91 saham stagnan.
Bursa-bursa regional mulai bergerak positif hingga siang hari ini, tapi masih ada yang ketinggalan di zona merah yaitu pasar saham Jepang. Penguatan Wall Street semalam memberi sentimen positif.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 87,44 poin (0,45%) ke level 19.457,04.
- Indeks Hang Seng melonjak 316,65 poin (1,31%) ke level 24.436,73.
- Indeks Komposit Shanghai naik 9,69 poin (0,27%) ke level 3.586,99.
- Indeks Straits Times bertambah 14,97 poin (0,45%) ke level 3.376,72.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sinar Mas (SMMA) turun Rp 500 ke Rp 4.000, Surya Esa (ESSA) turun Rp 190 ke Rp 2.210, Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 125 ke Rp 10.125, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 125 ke Rp 21.375.
(ang/hds)











































