Produsen Indomie itu meraup pendapatan Rp 63,5 triliun di 2014, meningkat 14% dari posisi tahun sebelumny Rp 55,6 triliun. Kelompok usaha produk konsumen bermerek (CBP) masih menjadi kontributor terbesar terhadap penjualan bersih perusahaan.
Kontribusinya terhadap penjualan mencapai 47%, dibuntuti oleh Grup Bogasari, Agribisnis, dan distribusi yang masing-masing menyumbang sekitar 25%, 20%, dan 8%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beban ini membuat laba kotor emiten berkode INDF itu menjadi sebesar Rp 17,04 triliun lebih tinggi dari Rp 13,6 triliun pada 2013.
"Kami senang bahwa Indofood berhasil meriah kinerja yang baik di 2014, dan kami tetap optimistis namun berhati-hati dalam memasuki 2015," kata CEO Indofood Anthoni Salim dalam siaran pers, Jumat (20/3/2015).
Laba per saham dasar Indofood ikut naik, menjadi Rp 372 per lembar di 2014, lebih tinggi dari setahun sebelumnya Rp 225 per lembar.
(ang/dnl)











































