Saham RS Mitra Keluarga Naik 24% di Perdagangan Perdana

Saham RS Mitra Keluarga Naik 24% di Perdagangan Perdana

- detikFinance
Selasa, 24 Mar 2015 09:25 WIB
Saham RS Mitra Keluarga Naik 24% di Perdagangan Perdana
Jakarta - Harga saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) pada perdagangan perdananya dibuka di posisi Rp 21.200. Naik 24,7% dibandingkan harga saat penawaran perdana atau Initial Public Offering (IPO) yaitu Rp 17.000.

Harga saham terendah diperdagangkan di Rp 19.000, dan tertingginya di Rp 21.200 per saham. Saham ini ditransaksikan sebanyak 88 kali dengan volume 18.900 yang nilainya mencapai Rp 41 miliar.

Direktur Utama RS Mitra Keluarga Karyasehat Rustiyan Oen mengatakan, pencatatan saham ini merupakan realisasi dari komitmen perseroan untuk menjadi sebuah perusahaan publik yang lebih transparan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami percaya pelaksanaan tata kelola yang baik merupakan bekal utama untuk memperkokoh pertumbuhan Mitra Keluarga yang berkesinambungan dalam jangka panjang," katanta saat pencatatan saham perdana MIKA di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/3/2015).

Pemilik merek Rumah Sakit Mitra Keluarga ini menawarkan saham perdana sebanyak-banyaknya 261.913.000 unit saham biasa atau sebanyak-banyaknya 18% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

Sebanyak 72.753.600 saham baru dan 189.159.400 saham biasa atas nama milik Lion Investment Partners B.V sebagai pemegang saham penjual (saham divestasi) yang ditawarkan kepada masyarakat.

Dana perolehan IPO sekitar 56% akan digunakan untuk biaya pembelian peralatan medis dan infrastruktur teknologi informasi yang bertujuan untuk memperluas dan meningkatkan kualitas layanan, peralatan, dan fasilitas untuk mengikuti kemajuan teknologi.

Sekitar 20% akan digunakan untuk pembelian peralatan dan infrastruktur teknologi informasi yang bertujuan untuk memperluas dan meningkatkan kualitas layanan, peralatan, dan fasilitas untuk mengikuti kemajuan teknologi.

Kemudian 16% akan digunakan untuk tambahan perolehan tanah yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit di daerah Jabodetabek dan Surabaya. Sisanya sebesar 8% akan digunakan untuk ekspansi rumah sakit yang telah ada. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas tempat tidur di rumah sakit dengan cara penambahan lantai bangunan atau perubahan konfigurasi ruangan dan juga memperluas layanan spesialis yang ada.

Berikut susunan Dewan Komisaris perseroan:

  • Komisaris Utama Jozef Darmawan Angkasa
  • Komisaris Laura Aryanto
  • Komisaris Independen Bacelius Ruru
  • Komisaris Independen I Gede Subawa
Susunan Dewan Direksi:

  • Direktur Utama Rustiyan Oen
  • Direktur Joyce V Handajani
  • Direktur Independen Francinita Nati

(drk/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads