Respon Kenaikan Harga BBM, IHSG Turun 6,763 Poin

Respon Kenaikan Harga BBM, IHSG Turun 6,763 Poin

- detikFinance
Senin, 07 Feb 2005 16:17 WIB
Jakarta - IHSG pada penutupan perdagangan Senin (7/2/2005) turun 6,763 poin pada level 1041,628. Investor melepas saham-saham unggulan karena sudah memasuki titik jenuh dan adanya sentimen negatif menjelang kenaikan harga BBM.Indeks LQ 45 turun 2,027 poin pada level 225,735, JII turun 1,004 poin pada level 170,880, MBX turun 1,908 poin pada level 278,205 dan DBX turun 1,084 poin pada level 238,263. Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 13.186 kali pada volume 1.745.886 lot saham senilai Rp 977,455 miliar. Sebanyak 44 saham naik, 83 saham turun dan 238 saham stagnan. Saham-saham di top loser diantaranya Gudang Garam turun Rp 300 menjadi Rp 16.850, Astra Internasional turun Rp 200 menjadi Rp 10.300, Bank Mandiri turun Rp 60 menjadi Rp 1770, Indosat turun Rp 50 menjadi Rp 5500, Aneka Tambang turun Rp 30 menjadi Rp 1770.Sedangkan di top gainer diantaranya Gajah Tunggal naik Rp 40 menjadi Rp 810, Berlian Laju Tanker naik Rp 30 menjadi Rp 740, Ciputra Surya naik Rp 30 menjadi Rp 1450, BRI naik Rp 25 menjadi Rp 2850 dan Adhi Karya naik Rp 10 menjadi Rp 1140. Menurut Budi Ruseno dari Bhakti Capital Securities, penurunan indeks pada hari ini disebabkan karena sejumlah saham sudah overbought. Selain itu juga berasal adri sentimen negatif naiknya harga BBM dan inflasi yang diperkirakan terus meningkat akibat kebijakan itu. Sementara beredarnya rumor Presiden SBY diracun menurut Budi tidak mempengaruhi lantai bursa, karena baru sebatas rumor dan banyak pelaku pasar yang belum mendengarnya. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads