Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengekor pelemahan Wall Street dengan terpangkas 24 poin. Indeks pun kembali jatuh ke level 5.300.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 13.000 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.985 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun 24,469 poin (0,45%) ke level 5.381,020. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 6,125 poin (0,66%) ke level 933,158.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh sektor saham terkena tekanan jual, tak satu pun indeks sektoral yang bisa menguat. Saham-saham di sektor industri dasar terkena koreksi paling dalam.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG berkurang 32,161 poin (0,59%) ke level 5.373,029. Sementara Indeks LQ45 mundur 7,069 poin (0,75%) ke level 932,157.
Kemarin IHSG terkena koreksi cukup dalam akibat aksi jual investor asing. Indeks pun sempat balik lagi ke kisaran level 5.300.
Semalam Wall Street anjlok dipicu oleh penurunan saham teknologi dan bioteknologi. Kedua sektor ini memberi tekanan kepada indeks Nasdaq.
Jatuhnya Wall Street memberi sentimen negatif kepada pergerakan bursa-bursa Asia. Seluruh pasar saham regional jatuh ke zona merah pagi ini.
Berikut situasi di bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 255,48 poin (1,29%) ke level 19.490,72.
- Indeks Hang Seng melemah 97,72 poin (0,40%) ke level 24.430,51.
- Indeks Komposit Shanghai turun 27,39 poin (0,75%) ke level 3.633,34.
- Indeks Straits Times menipis 1,25 poin (0,04%) ke level 3.417,77.











































