Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun 16,056 poin (0,30%) ke level 5.352,744 akibat tekanan jual investor asing. Indeks ketinggalan penguatan indeks saham lain di bursa-bursa Asia.
Saham-saham unggulan masih dibeli investor domestik. Indeks perlahan-lahan mulai mengurangi koreksinya dan balik arah ke zona hijau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks naik sampai ke titik tertingginya di 5.388,827 berkat penguatan saham-saham unggulan. Investor asing konsisten untuk tetap melepas saham.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 97.683 kali dengan volume 2,808 miliar lembar saham senilai Rp 2,251 triliun. Sebanyak 148 saham naik, 100 turun, dan 84 saham stagnan.
Bursa-bursa regional siang ini rata-rata masih menguat, kecuali pasar saham Hong Kong. Naiknya harga-harga komoditas dunia memberi sentimen positif.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 71,51 poin (0,37%) ke level 19.542,63.
- Indeks Hang Seng turun 31,15 poin (0,13%) ke level 24.497,08.
- Indeks Komposit Shanghai naik 10,90 poin (0,30%) ke level 3.692,99.
- Indeks Straits Times bertambah 12,44 poin (0,36%) ke level 3.444,03.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mitra Keluarga (MIKA) turun Rp 725 ke Rp 21.450, Mandom (TCID) turun Rp 150 ke Rp 18.650, Link Net (LINK) turun Rp 125 ke Rp 6.100, dan First Media (KBLV) turun Rp 100 ke Rp 2.300.
(ang/hds)










































