Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 13.073 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 13.030 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 18,426 poin (0,34%) ke level 5.415,280 melanjutkan penguatan di awal pekan ini. Indeks bisa naik berkat aksi beli investor domestik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG menanjak 50,593 poin (0,94%) ke level 5.447,447. Investor asing masih melepas saham.
Seluruh indeks sektoral berhasil menguat berkat aksi buru saham-saham unggulan. Saham-saham komoditas naik tinggi berkat kenaikan harganya di pasar internasional.
Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (30/3/2015), IHSG ditutup melesat 41,802 poin (0,77%) ke level 5.438,656. Sementara Indeks LQ45 ditutup menanjak 8,955 poin (0,96%) ke level 946,462.
Dana asing masih mengalir ke luar lantai bursa akibat aksi jual pemodal asing. Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 177,713 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 205.874 kali dengan volume 6,142 miliar lembar saham senilai Rp 6,153 triliun. Sebanyak 206 saham naik, 88 turun, dan 92 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia menutup perdagangan awal pekan dengan kompak menguat. Pergerakan pasar saham regional ini yang memberi Bursa Efek Indonesia (BEI) sentimen positif.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 menanjak 125,77 poin (0,65%) ke level 19.411,40.
- Indeks Hang Seng melonjak 368,92 poin (1,51%) ke level 24.855,12.
- Indeks Komposit Shanghai melesat 95,47 poin (2,59%) ke level 3.786,57.
- Indeks Straits Times naik 6,02 poin (0,17%) ke level 3.456,12.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Delta Djakarta (DLTA) naik Rp 3.500 ke Rp 280.500, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 750 ke Rp 68.500, Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 600 ke Rp 10.500, dan Unilever (UNVR) naik Rp 550 ke Rp 39.650.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 300 ke Rp 2.955, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 250 ke Rp 49.500, Golden Energy (GEMS) turun Rp 200 ke Rp 1.700, dan Bank Mega (MEGA) turun Rp 150 ke Rp 2.200.
(ang/hen)











































