Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 13,29 poin (0,2%) ke level 5.480,16. Pelaku pasar kembali semangat 'berburu' saham setelah kemarin IHSG melemah nyaris 1%.
Indeks sempat naik ke titik tertingginya hari ini di 5.489,640. Indeks terus menurun secara perlahan sampai jatuh ke zona merah gara-gara aksi ambil untung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku pasar asing masih konsisten berburu saham. Indeks sektoral di lantai bursa pun bergerak variatif hingga siang hari ini.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 116.378 kali dengan volume 3,639 miliar lembar saham senilai Rp 2,814 triliun. Sebanyak 128 saham naik, 112 turun, dan 108 saham stagnan.
Bursa-bursa regional bergerak kompak menguat sejak pagi tadi. Berkat penguatan ini, bursa saham Asia meninggalkan IHSG sendirian di zona merah.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 348,46 poin (1,83%) ke level 19.383,30.
- Indeks Hang Seng naik 111,19 poin (0,44%) ke level 25.193,94.
- Indeks Komposit Shanghai bertambah 7,30 poin (0,19%) ke level 3.817,60.
- Indeks Straits Times menguat 5,42 poin (0,16%) ke level 3.452,44.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Matahari (LPPF) turun Rp 950 ke Rp 19.000, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 175 ke Rp 12.100, Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 125 ke Rp 9.900, dan Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 125 ke Rp 13.525.
(ang/hds)











































