Rothschild Siap Jamin Rp 1,3 Triliun Rekapitalisasi Utang Berau

Rothschild Siap Jamin Rp 1,3 Triliun Rekapitalisasi Utang Berau

- detikFinance
Selasa, 07 Apr 2015 12:02 WIB
Rothschild Siap Jamin Rp 1,3 Triliun Rekapitalisasi Utang Berau
Ilustrasi (Foto: dok.detikFinance)
Jakarta - PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) bakal merampungkan rekapitalisasi utang notes dengan total US$ 950 juta (Rp 12 triliun) akhir Juni 2015. Rekapitalisasi utang akan dilakukan dengan tiga tahap.

Tiga tahap pencarian dana tersebut adalah, penerbitan saham baru (open offer), membayar pokok notes dengan pinjaman, dan terakhir menukar notes lama dengan yang baru dengan tenggat waktu yang lebih panjang.

Seperti dikutip dari keterangan tertulis Berau, Selasa (7/4/2015), pertama-tama, induk usaha perusahaan, Asia Resources Minerals (ARM) akan menggelar open offer senilai 67,8 poundsterling juta atau setara US$ 100 juta (Rp 1,3 triliun).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

NR Holdings, perusahaan yang dikendalikan Nathaniel Rotshchild, berkomitmen penuh untuk menyerap saham baru ARM dalam open offer senilai US$ 100 juta ini.

Harga pelaksanaan diusulkan sebesar 25 pence per lembar. Harga ini jauh lebih tinggi dari rata-rata harga saham ARM dalam dua pekan ke belakang yaitu di kisaran 12,1 pence.

Aksi korporasi ini akan dibahas dalam rapat umum pemegang saham ARM 22 April mendatang di Park Plaza Victoria Hotel, London.

RUPS tersebut akan membahas 3 agenda. Salah satu agendanya adalah meminta kesepakatan baru dari para pemegang saham terkait peraturan pengambilalihan saham oleh Rothschild.

Pasalnya, Rothschild berpotensi meningkatkan kepemilikan sahamnya hingga lebih dari 30% di ARM setelah NR Holdings menyerap seluruh saham yang baru diterbitkan.

Dana hasil open offer ini akan digunakan untuk menambah dana tunai pelunasan utang senilai US$ 118,75 juta, hasil penggabungan antara kas Berau dengan pinjaman dari ARM sebesar US$ 95 juta. Pembayaran utang dengan dana tunai dan pinjaman ini menjadi tahap kedua rekapitalisasi.

Sementara di tahap ketiga adalah penukaran notes lama dengan notes baru dengan tenggat waktu yang lebih lama. Perusahaan tambang batu bara itu akan menukar notes US$ 450 juta dengan bunga 12,5% dan jatuh tempo 2015, dengan notes baru yang jatuh tempo Juli 2019.

Selain itu Berau juga akan menukarkan notes US$ 500 juta berbunga 7,25% yang jatuh tempo 2017, dengan notes baru yang jatuh tempo Desember 2020.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads