Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 12.970 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.945 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 22,29 poin (0,4%) ke level 5.502,32. Penguatan Wall Street dan bursa regional ikut 'menular' ke IHSG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG melaju 36,530 poin (0,67%) ke level 5.516,561. Penguatan IHSG didorong naiknya saham-saham unggulan.
Rekor intraday tertinggi IHSG sebelumnya ada di level 5.518,675 yang diraih pada penutupan perdagangan Selasa 31 Maret 2015 lalu. Pada perdagangan hari ini rekor tersebut terpecahkan.
Menutup perdagangan, Selasa (7/4/2015), IHSG bertambah 43,259 poin (0,79%) ke level 5.523,290. Sementara Indeks LQ45 tumbuh 8,211 poin (0,86%) ke level 962,027.
Posisi ini merupakan rekor tertinggi yang pernah diraih Indeks sepanjang masa. Aksi beli investor asing berperan besar dalam raihan rekor hari ini.
Transaksi investor asing sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 478,751 miliar di seluruh pasar. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat berkunjung ke Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum penutupan perdagangan.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 240.292 kali dengan volume 6,999 miliar lembar saham senilai Rp 6,657 triliun. Sebanyak 176 saham naik, 116 turun, dan 95 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia menutup perdagangan hari ini dengan kompak menguat di zona hijau. 'Hijaunya' Wall Street semalam memberi sentimen positif.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 242,56 poin (1,25%) ke level 19.640,54.
- Indeks Komposit Shanghai menanjak 97,45 poin (2,52%) ke level 3.961,38.
- Indeks Straits Times naik 10,17 poin (0,29%) ke level 3.463,08.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Taisho (SQBI) turun Rp 10.000 ke Rp 310.000, Multi Prima (LPIN) turun Rp 625 ke Rp 5.800, Tembaga Mulia (TBMS) turun Rp 500 ke Rp 7.550, dan Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 500 ke Rp 11.300.
(ang/hds)











































