Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah tipis di posisi Rp 12.920 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.910 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 3,34 poin (0,06%) ke level 5.504,24. Di tengah minimnya sentimen yang bisa menggerakkan pasar, IHSG mampu menguat meski sangat tipis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, menipis 3,476 poin (0,06%) ke level 5.497,424 terkena aksi ambil untung. Saham-saham lapis dua yang terkena koreksi cukup dalam.
Investor domestik masih lakukan aksi beli selektif di saham-saham unggulan. Hanya dua sektor industri yang masih bisa menguat.
Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (10/4/2014), IHSG ditutup menipis 9,560 poin (0,17%) ke level 5.491,340. Sementara Indeks LQ45 ditutup berkurang 2,673 poin (0,28%) ke level 953,210.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 74,914 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 200.980 kali dengan volume 5,834 miliar lembar saham senilai Rp 5,297 triliun. Sebanyak 112 saham naik, 163 turun, dan 107 saham stagnan.
Rata-rata bursa di Asia menutup perdagangan hari ini dengan positif kecuali pasar saham Jepang. Penyatuan Bursa Hong Kong dan China membuat perdagangan lebih semarak.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 30,09 poin (0,15%) ke level 19.907,63.
- Indeks Hang Seng menanjak 328,00 poin (1,22%) ke level 27.272,39.
- Indeks Komposit Shanghai melonjak 76,78 poin (1,94%) ke level 4.034,31.
- Indeks Straits Times naik 4,75 poin (0,14%) ke level 3.465,05.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.150 ke Rp 53.500, Mitra Keluarga (MIKA) turun Rp 775 ke Rp 25.000, Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 475 ke Rp 9.975, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 425 ke Rp 15.825.
(ang/hds)











































