Penguatan dolar AS bakal memukul kinerja perusahaan mutinasional atau yang beroperasi di luar negeri. Demikian juga dengan anjloknya harga minyak yang bakal memukul kinerja perusahaan energi.
"Ada keraguan soal kinerja pendapatan kuartal pertama ini. Kebanyakan investor berpikir, pendapatan bakal melemah karena penguatan dolar, harga minyak yang rendah, dan belum membaiknya konsumsi masyarakat," kata Analis, John Carey dilansir dari Reuters, Selasa (14/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada 5,4 miliar lembar saham yang ditransaksikan, ini di bawah rata-rata harian sebanyak 6 miliar lembar saham.
(dnl/dnl)











































