Samsul yang saat ini menjabat sebagai Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI menggandeng 6 mitra lainnya untuk mengantarkannya sebagai pimpinan atau Direktur Utama BEI periode 2015-2018.
Enam bakal calon direksi lainnya yaitu Direktur Kustodian Sentral Efek Indonesia Sulistyo Budi, Kepala Divisi PT BEI Yohanes Liauw, Mantan Komisaris BEI Chaeruddin Berlian, Presiden Direktur PT Sucorinvest Central Gani Ratih D. Item, Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia BEI Hamdi Hassyarbaini, dan Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Sektor Riil BEI I Gede Nyoman Yetna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, jumlah investor ritel pasar modal masih enggan bergerak dari angka sekitar 300.000 orang.
Hamdi menargetkan, dalam jangka panjang pihaknya bisa menjadikan pasar modal Indonesia menjadi yang terbaik di kawasan ASEAN, paling tidak menyalip Singapura dan Malaysia.
"Tantangan paling besar meningkatkan jumlah investor ritel. Mengejar Singapura, pasti targetnya mengalahkan, di kasawan ASEAN kita bisa jadi terbaik mengalahkan Singapura dan Malaysia," ujar Hamdi kepada detikFinance, di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (14/4/2015).
Dia mengatakan, saat ini porsi kepemilikan saham di bursa saham Indonesia masih didominasi asing. Ke depan, diharapkan investor lokal bisa mendominasi kepemilikan di bursa saham.
"Itu tantangan yang paling besar yang jadi PR kita bagaimana meningkatkan investor lokal dibanding asing yang saat ini masih menguasai pasar modal Indonesia, ya masih 60:40 lah kepemilikan efek dalam transaksi," sebut dia.
Selain itu, Hamdi menargetkan untuk bisa meningkatkan jumlah emiten di pasar modal yang saat ini juga jumlahnya masih minim.
"Kita kan masih relatif sedikit dibanding Singapura dan Malaysia," katanya.
Terkait hal itu, Hamdi akan mendorong pengembangan produk-produk di pasar modal agar membuka banyak peluang investor masuk pasar modal.
"Yang pasti menambah produk, kan tahun ini akan masukkan produk derivatif, itu kan produk lama sebenarnya tapi mau kita kembangkan lagi, prosesnya masih berjalan," pungkasnya.
(drk/ang)











































