Bonus Rp 3,4 Miliar Bisa Melayang Jika Kinerja Dirut BEI Loyo

Bonus Rp 3,4 Miliar Bisa Melayang Jika Kinerja Dirut BEI Loyo

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Rabu, 15 Apr 2015 17:28 WIB
Bonus Rp 3,4 Miliar Bisa Melayang Jika Kinerja Dirut BEI Loyo
Jakarta - Posisi direktur utama (dirut) PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selalu jadi rebutan. Tak hanya bergengsi tinggi dan bergaji besar, dirut BEI juga diberi bonus fantastis.

Gaji tahunan yang didapat bos bursa efek itu dulu maksimal bisa mencapai 17 kali gaji. Namun aturan ini diubah oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi hanya 6 kali dari gaji.

"Kalau tahun pertama tidak tercapai target kinerjanya misalnya, bonusnya diturunkan," Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perhitungan bonus sebesar Rp 3,4 miliar itu didapat dari perhitungan simulasi 17 kali gaji pokok dirut. Saat ini dirut BEI digaji sekitar Rp 200 jutaan.

Selain mendapat gaji dan bonus. Para direksi BEI juga dapat berbagai tunjangan, seperti kesehatan dan transportasi.

"Fasilitas direksi yang jelas kesehatan ada ya," ujarnya.

Perombakan jajaran direksi BEI ini akan dilakukan pada Juni 2015, tepat pada rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPLSB). Saat ini sudah ada lima paket yang siap bersaing dalam Pencalonan Direksi BEI 2015.

Lima orang dari masing-masing paket yang berniat mengincar kursi dirut BEI adalah Abiprayadi Riyanto (Presiden Direktur Mandiri Sekuritas), Reynaldi Hermansjah (Direktur Keuangan Jasa Marga), Samsul Hidayat (Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa), Tito Sulistio (Direktur PT MNC Securities), dan Ronald T Andi Kasim (Direktur Utama PT Pemeringkat Efek Indonesia/Pefindo).

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads