Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 2,72 poin (0,05%) ke level 5.418,02. Minimnya sentimen di pasar membuat investor cenderung menahan diri.
Gara-gara aksi wait and see (aksi tunggu) investor, pergerakan IHSG cenderung datar. Aksi jual bersih asing masih terus terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham agrikultur naik cukup tinggi berkat aksi beli investor domestik. Lima sektor industri melemah, lima sisanya menguat.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 90.638 kali dengan volume 4,634 miliar lembar saham senilai Rp 2,845 triliun. Sebanyak 148 saham naik, 109 turun, dan 87 saham stagnan.
Bursa-bursa regional masih bergerak variatif hingga siang hari ini. Pasar saham China melesat tinggi setelah kemarin-kemarin terkoreksi tajam.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 174,23 poin (0,88%) ke level 19,711.54.
- Indeks Hang Seng naik 141,25 poin (0,51%) ke level 27.880,96.
- Indeks Komposit Shanghai melonjak 86,57 poin (2,06%) ke level 4.281,39.
- Indeks Straits Times berkurang 9,58 poin (0,27%) ke level 3.522,03.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Matahari (LPPF) turun Rp 400 ke Rp 18.700, Batavia (BPII) turun Rp 375 ke Rp 1.125, Surya Toto (TOTO) turun Rp 250 ke Rp 3.750, dan Lippo Insurance (LPGI) turun Rp 200 ke Rp 5.000.
(ang/hds)











































