Membuka perdagangan Rabu (22/4/2015), IHSG berada di posisi 5.452,46. Turun 8,11 poin (0,15%). Indeks LQ45 juga melemah 2,06 poin (0,22%) menjadi 949,94.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka di Rp 12.950/US$. Menguat dibandingkan penutupan perdagangan kemarin yaitu Rp 12.960/US$.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks yang naik lebih dari 1% membuat investor 'gatal' merealisasikan keuntungannya. Ini membuat IHSG dibuka melemah, meski dalam rentang tipis.
Hal serupa juga terjadi di Wall Street, yang setelah menguat tajam akhirnya terkoreksi. Pada perdagangan Selasa (21/4/2015), Indeks Dow Jones turun 85,34 poin (0,47%) ke 17.949,59. Sedangkan Indeks S&P 500 turun 3,11 poin (0,15%) ke 2.097,29, dan Indeks Nasdaq naik 19,5 poin (0,39%) ke 5.014,1.
Bursa regional pun setali tiga uang. Pelemahan tipis rata-rata mewarnai lantai bursa Asia, tetapi Indeks Nikkei 225 (Jepang) mampu menguat cukup tajam yaitu lebih dari 1%.
Berikut berkembangan sejumlah bursa saham Asia:
- Nikkei 225 melonjak 229,33 poin (1,15%) ke 20.138,42.
- Hang Seng turun 41,93 poin (0,15%) ke 27.808,56.
- KOSPI naik 15,26 poin (0,71%) menjadi 2.160,05.
- Straits Times melemah 4,37 poin (0,12%) ke 3.504,24.











































