PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) menyiapkan dana belanja modal sebesar Rp 1,5 triliun tahun ini yang akan digunakan untuk konstruksi proyek-proyek perseroan sebesar Rp 1,2 triliun. Sementara sisanya sebesar Rp 300 miliar akan digunakan perseroan untuk mengakuisisi lahan di kawasan Cikarang, Jawa Barat.
Namun, perseroan enggan menyebutkan besaran lahan yang akan diakusisi beserta penggunaannya.
"Kita siapkan capex (capital expenditure/belanja modal) Rp 1,5 triliun tahun ini, semuanya dari internal. Untuk konstruksi proyek Rp 1,2 triliun, selebihnya akuisisi," kata Presiden Direktur Lippo Cikarang Meow Chong Loh saat konferensi pers di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (22/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proyek perseroan yang masih akan dikembangkan adalah Orange County di Cikarang yang akan dijadikan sebagai kota pintar. "Orange county itu luar biasa. Sudah 3 tower terjual," katanya.
Meow menyebutkan, tahun ini perseroan membidik angka penjualan sebesar Rp 2,5 triliun. Hingga kuartal I-2015, nilainya sudah mencapai Rp 1,27 triliun.
"Budget Rp 2,5 triliun itu, Rp 1 triliun untuk Orange County, Rp 500 miliar untuk KSO, dan lain-lain," sebut dia.
Sementara target pendapatan tahun ini diperkirakan naik 11% dari Rp 1,79 triliun menjadi Rp 1,99 triliun. Laba juga ditargetkan naik 11% dari Rp 848 miliar menjadi Rp 933 miliar tahun ini. (drk/hds)











































