Seperti dikutip dari situs resmi Berau Coal, Rabu (22/4/2015), saat ini perusahaan punya tiga tambang batu bara yang terletak di Lati, Binungan, dan Sambarata. Semuanya berada di Kalimantan Timur.
Tambang Lati punya cadangan terbukti 43 juta ton dengan cadangan terkira 67 juta ton, totalnya menjadi 110 juta ton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara tambang Sambarata punya cadangan terbukti 43 juta ton dengan cadangan terkira 67 juta ton, totalnya menjadi 110 juta ton.
Dengan demikian, total cadangan dari tiga tambang tersebut mencapai 512 juta ton. Rothschild berspekulasi dengan masuk ke batu bara Indonesia saat harga masih rendah dengan harapan industri ini akan tumbuh tinggi dalam beberapa tahun ke depan.
Apalagi dengan adanya program listrik 35.000 megawatt (MW) yang dicanangkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), bisa dibayangkan berapa kebutuhan batu baranya tiap tahun.
Rothschild akan menggandeng perusahaan asal Rusia SUEK PLC dalam menguasai 100% saham ARM. Rencananya, SUEK akan berkongsi dengan NR Holdings, perusahaan investasi milik Nat.
Nat, panggilan akrab Nathaniel Rothschild, mulai melirik Berau Coal setelah gagal menguasai tambang batu bara Grup Bakrie, PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
(ang/hen)











































