Reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi yang bisa menjadi pilihan bagi masyarakat. Hanya dengan menyisihkan Rp 100.000 per bulan, Anda sudah bisa berinvestasi.
"Mudah dan terjangkau, itu sudah menjadi target OJK agar coverage semakin luas. Dengan Rp 100.000 bisa investasi, bisa dijangkau hampir seluruh masyarakat," ujar Direktur Pengelolaan Investasi OJK Fakhri Hilmi di Menara Radius Prawiro, komplek Bank Indonesia (BI), Jakarta, Jumat (24/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Reksa dana banyak macamnya. Ada reksa dana pendapatan tetap, campuran, pasar uang, dan saham.
"Reksa dana sekarang untuk pembelian awal sudah ada yang Rp 100.000. Ada reksa dana berbasis obligasi, ada yang saham. Kalau saham rata-rata return 20-30% per tahun," sebut dia.
Di tempat yang sama, Ketua APRDI Denny R Thaher menambahkan, untuk memilih reksa dana, tentunya bukan mana yang lebih bagus tapi apa tujuan dan berapa lama tujuan investasi kita. Likuiditas juga perlu diperhatikan.
"Dari situ baru tahu harus masuk mana. Ini bukan hanya untuk pemula, yang paling penting adalah investasi dilakukan secara reguler dan berkala. Investasi bisa dilakukan bukan hanya market lagi bagus tapi harus rutin," tegas Denny.
(drk/hds)











































